Kamis, 27 Oktober 2011

PNEUMOTHORAKS

ØAdalah terdapatnya udara di dalam rongga pleura. Rongga pleura adalah rongga yang terletak diantara selaput yang melapisi paru-paru dan rongga dada.
Øyang disebabkan oleh  :
ümelalui jalan napas udara sampai ke alveoli yang berbatasan dengan pleura, sehingga udara masuk ke dalam pleura dan terperangkap pada saat ekspirasi.
üudara dapat pula masuk melalui struktur mediastinum, misalnya pada ruptur esofagus oleh karena trauma.
üudara dapat pula masuk melalui dinding thoraks yang terbuka, misalnya ruptur diafragma atau tusukan pada dada oleh karena trauma.
(H. Tabrani Rab, 1996)
Klasifikasi Pneumotoraks
1.PNEUMOTORAKS SPONTAN
Pneumotoraks yang terjadi secara spontan tanpa didahului oleh kecelakaan atau trauma.
  Ada 2 jenis :
a. Pneumotoraks spontan primer
Suatu pneumotoraks yang terjadi karena robeknya suatu kantong udara di dekat pleura viseralis.
b. Pneumotoraks spontan sekunder
Suatu pneumotoraks yang terjadi karena penyakit paru yang mendasarinya (tuberkulosis paru, asma bronkial,pneumonia, dsb)
2. PNEUMOTORAKS TRAUMATIK
Pneumotoraks yang terjadi akibat suatu penetrasi ke dalam rongga pleura karena luka tusuk, luka tembak atau tusukan jarum/kanul.
Ada 2 jenis :
a.Pneumotoraks bukan iatrogenik Pneumotoraks yang terjadi karena jejas kecelakan, misalnya jejas dinding dada terbuka/tertutup, barotrauma.
b. Pneumotoraks traumatik iatrogenik
Pneumotoraks yang terjadi akibat tindakan oleh tenaga medis.
Pneumotoraks traumatik iatrogenik dibedakan menjadi 2 :
vPneumotoraks traumatik iatrogenik aksidental
Pneumotoraks yang terjadi akibat tindakan medis karena kesalahan/komplikasi tindakan tersebut.
vPneumotoraks traumatik iatrogenik artifisial
Pneumotoraks yang sengaja dikerjakandengan cara mengisdi udara ke dalam rongga pleura melalui jarum dengan suatu alat Maxwell box.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar